0812 9930 096 care@qoloni.com
Informasi Kegiatan

Terdanai
4 5186

Renovasi Jembatan Gantung Lubuk Tai

Asqolani
Jembatan Gantung Lubuk Tai dibangun pada tahun 2010, sepanjang 65 M dengan menggunakan anggaran desa. Meskipun baru dibangun 5 tahun yang lalu, tetapi beberapa kerusakan terlihat, sepert lantai jembatan terdapat banyak lobang, papan yang telah lapuk, serta kayu penyangga yang juga lapuk. Dan belum ada anggaran yang bisa dikeluarkan oleh desa untuk memperbaikinya...
Infrastruktur Jambi

Rp. 49.000.000
100%
4
Selesai
Terkumpul
Relawan
Hari Lagi
PELAKSANA PROGRAM

Saat ini saya berdomisili di Ciputat, Tangerang Selatan Banten. Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Semester 7 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dukung
4
Komentar
0
Lihat
5186
Penilaian
Kegiatan Dimulai
25-11-2015

Diperbaharui
16-12-2015
Detil
Renovasi Jembatan Gantung Lubuk Tai

Pengusulan proyek ini berawal dari adanya broadcast bahwa adanya donatur yang ingin membantu perbaikan jembatan atau sekolah rusak, pesan tersebut disertai alamat email dan no kontak yang bisa dihubungi. Meskipun saya seorang mahasiswa yang merantau, tetapi sangat paham akan kondisi kampung kelahiran saya. Saya teringat akan jembatan yang dulu sering saya lalui. Mengetahui kondisi jembatan tersebut memprihatinkan, maka saya meminta teman saya untuk mengirim foto keadaan jembatan saat ini ke email saya.Saya sangat ingin membantu keadaan sosial masyarakat desa, tetapi sebagai seorang mahasiswa yang belum memiliki penghasilan, saya berharap melalui proposal ini, saya bisa membantu mereka.

Yang terlibat dalam proyek ini adalah, saya Asqolani dan Mohd. Khalid, S.Th.I dan dua orang lainnya.

Jembatan Gantung Lubuk Tai dibangun pada tahun 2010, sepanjang 65  M dengan menggunakan anggaran desa. Meskipun baru dibangun 5 tahun yang lalu, tetapi beberapa kerusakan terlihat, sepert lantai jembatan terdapat banyak lobang, papan yang telah lapuk, serta kayu penyangga yang juga lapuk Dan belum ada anggaran yang bisa dikeluarkan oleh desa untuk memperbaikinya. Iuran masyarakatpun tidak cukup untuk memperbaikinya, mengingat pendapatan masyarakat setempat yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.